Mendengar istilah Matematika pasti sudah tak asing lagi dengan kata susah, ribet, bikin pusing dan pelajaran yang menjadi momok menakutkan di kalangan pelajar. Perlu kesadaran baik dari orang tua maupun siswa itu sendiri bahwa hanya mengandalkan sumber belajar dari guru di sekolah tidaklah cukup. Dengan kata lain Kalau mau pintar haruslah rajin belajar (Belajar Tambahan Selain di Sekolah).
Sekedar Berbagi untuk orang tua yang memiliki anak sekolah, seiring berkembangnya dunia teknologi anak-anak kita terlalu dimanjakan. Hanya dengan menekan kata kunci yang ingin kita ketahui pada smartphon semua informasi langsung tersedia. Yang kita anggap itu menguntungkan justru malah membuat anak-anak kita semakin malas dan cenderung menginginkan semua hal serba instan. Sebagai contoh yang saya alami sebagai pengajar sebuah bimbingan belajar yaitu siswa kelas 9 (kelas 3 SMP) masih mengalami kesulitan dalam soal pembagian dan perkalian sederhana. Padahal untuk pelajaran pembagian dan perkalian sudah diajarkan semenjak kelas 2 SD, bayangkan bagaimana jika dihadapkan dengan materi aritmatika sosial atau materi-materi yang banyak mengandung unsur pembagian dan perkalian.
Sebagai orang tua merupakan kewajiban kita untuk membesarkan dan memberikan pendidikan yang layak. Namun perlu diketahui pendidikan di sekolah saja tidaklah cukup untuk membuat anak-anak kita mengusasai materi pelajaran dari sekolah. Untuk itu perlu kita berikan tambahan pelajaran diluar jam sekolah, yaitu dengan memberikan tambahan belajar di tempat-tempat yang menyediakan jasa bimbingan belajar tambahan.
Salah satu rekomendasi yang akan saya berikan yaitu bimbingan belajar matematika yang bertempat di desa panggung yang berdekatan dengan SMKN 2 PELAIHARI. Guru yang mengajar merupakan ahli ilmu dibidangnya, yaitu lulusan Perguruan Tinggi Universitas Islam Malang. Materi pelajaran menyesuaikan apa yang diinginkan siswa, jam belajar bebas pilih, bisa bantu mengerjakan tugas dari guru sekolah, dan kemudahan-kemudahan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar